Meski Ditolak Kubu Ahok, Hakim Tetap Dengar Keterangan Saksi

5874980609011-sidang-dugaan-penistaan-agama-dengan-terdakwa-basuki-tjahaja-purnama-alias-ahok_663_382KLIKKIU.NET – Tim penasihat hukum terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menolak saksi ahli pertama yang akan dimintai keterangan dalam sidang ke-10 perkara dugaan penodaan agama yang digelar hari ini, Senin, 13 Februari 2017.

Muhammad Amin Suma selaku ahli agama yang menjadi ahli berdasarkan surat tugas dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) ditolak penasihat hukum untuk bersaksi dalam persidangan karena merupakan Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI.

“Beliau adalah wakil ketua komisi fatwa MUI. Di mana di dalam pembahasan masalah ini, ahli ikut di dalamnya, ikut menyumbangkan pikirannya dan memimpin pertemuan,” kata tim penasihat hukum terdakwa Ahok dalam persidangan, Senin 13 Februari 2017.

Tim penasihat hukum terdakwa Ahok menilai yang bersangkutan memiliki konflik kepentingan dalam perkara tersebut.

“Kami mohon hakim berkenan mempertimbangkan keberatan kami, ahli ini dinyatakan sebagai ahli tidak kredibel tak patut didengar keterangannnya,” kata penasihat hukum Ahok.

Menanggapi hal itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung merespons. Menurut JPU, kehadiran Amin dalam persidangan merupakan permintaan dari penyidik yang secara resmi mengirimkan surat kelembagaan secara tertulis ke MUI.

“Bahwa MUI organisasi yang terdiri dari beberapa ormas besar Islam lainnya. Dan itu yang cerminkan umat Islam,” kata jaksa.

Pada akhirnya, setelah mendengarkan kedua belah pihak, Ketua Majelis Hakim, Dwiarso Budi Santiarto, memberikan keputusan untuk tetap mendengarkan keterangan saksi. Namun, kata dia, terkait dipakai atau tidaknya keterangan Amin nanti akan masuk pertimbangan.

“Majelis berpedoman tetap memeriksa ahli, akan tetapi mengenai dipakai atau tidaknya akan kami pertimbangkan dalam putusan,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini Ahok berstatus sebagai terdakwa dalam perkara dugaan penistaan agama. Pernyataannya terkait Surat Al-Maidah Ayat 51 membawanya ke meja hijau. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ahok dengan Pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

 

https://kenikmatanpria.wordpress.com/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s